Langsung ke konten utama

Rangkuman Acara Belajar Di rumah TVRI tanggal 6 Mei 2020 (SMA/Sederajat)

Blog dari Daniel Aquaries Pratama


Bisnis Hidroponik


   Hidroponik adalah cara budidaya tanaman dengan menggunakan air tanpa tanah, yang mana menekankan tanaman pada pemenuhan kebutuhan nutrisi tanaman tersebut. Hidroponik dapat dikatakan sebagai wirausaha tani secara modern karena kita tidak memerlukan tanah atau cangkul untuk menanamnya. Yang diperlukan untuk berwirausaha tanaman hidroponik adalah dengan mengetahui dasar dasar cara hidroponik tersebut. 

   Apabila kita akan berwirausaha atau berbisnis lewat hidroponik ini diusahakan untuk mempelajari dan mengetahui dasar dasar apa yang harus dilakukan demi mendapatkan tanaman yang tepat. Tidak lupa pula untuk menggunakan barang barang atau peralatan yang lebih baik lokal atau buatan sendiri. Karena peralatan yang dari produk impor harganya relatif mahal dan justru kurang efektif untuk pengembangan modal. Selain peralatan dan pengetahuan yang diperlukan dalam bisnis hidroponik ini, diperlukan untuk memperkirakan kecocokan tanaman sehingga dalam pemberian nutrisinya tepat, dan perlu diperhatikan pula cuaca yang mendukung untuk tanaman hidroponik ini. Jika cuaca yang kurang mendukung atau biasanya terlalu panas maka gunakan cara yang tepat agar tanaman tanaman yang ditanam tidak kekurangan nutrisi yang dibutuhkan. 

   Nah, ketika usaha tanaman hidroponik ini berhasil perlu dipikirkan pula untuk pemasarannya. Untuk mengetahui cara pemasarannya bisa dilakukan survey terhadap lingkungan disekitar dan diperlukan keberanian untuk melakukannya. Ketika sudah mengetahui bagaimana yang harus dilakukan maka hasil atau produk dari tanaman hidroponik ini bisa dipasarkan lewat tetangga, teman, saudara, lewat rumah makan sayuran, atau bisa pula lewat online dengan menyebarkannya di Instagram atau lainnya. Selain cara tersebut kita pula bisa membangun rumah pemasaran sendiri untuk memasarkan hasil dari usaha hidroponik tersebut.



   Sekian dari blog saya, mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan. Semoga bermanfaat dan terima kasih. 🙏🙏😊😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Strategic Technology and Enterprise Systems (SI - Ch 8)

  A) Enterprise Systems      Perpindahan dari sistem lama yang terpisah-pisah ( legacy systems ) ke sistem yang terintegrasi.  Enterprise Systems , yaitu sistem pusat yang memastikan semua data di perusahaan sinkron. Terdapat 3 hal paling utama: 1. ERP: Mengurus urusan dalam (internal). 2. SCM: Mengurus urusan barang masuk dan logistik. 3. CRM: Mengurus urusan pelanggan. Dukungan atau support terdapat 3 faktor utama yaitu: 1. level Eksekutif 2. level Manajerial 3. level Operasional - Executive Support - Strategic Level 1. Dashboard strategis untuk eksekutif 2. Analisis performa perusahaan & KPI 3. Data lintas departemen real-time 4. Mendukung keputusan jangka panjang - Managerial Support - Middle Management 1. Perencanaan & pengendalian operasional 2. Management Information System (MIS) 3. Decision Support System (DSS) 4. Koordinasi departemen lebih efisien - Operational Support - Daily Transaction 1. Transaction Processing System atau Otoma...

Data Management Big Data Analytics and Records Management - (SI Ch 2)

A) Data Management Systems 1. Database Database adalah sekumpulan data yang disimpan di komputer atau server yang berisi tipe data dan informasi yang biasanya digunakan dalam sebuah sistem. Contoh: - My SQL - PostgreSQL - SQLite - Mongo DB 2. Data Warehouse Data Warehouse adalah sistem penyimpanan data yang dirancang untuk mengorganisasikan dan menganalisa data dari berbagai sumber di dalam suatu organisasi. Contoh: - Amazon Redshift - Microsoft Azure Data Warehouse - Google Big Query  - Snowflake 3. Jenis - Jenis Arsitektur Database a. Centralized Database Architecture Arsitektur database yang memungkinkan penyimpanan dan pengelolaan data secara terorganisir dan terstruktur pada satu lokasi. Satu lokasi itu biasanya di komputer mainframe, atau CPU Server. Keunggulan: - Memudahkan pengelolaan dan pemeliharaan karena data disimpan dalam satu sistem. - Integritas datanya tinggi. - Redudansi data yang rendah. - Keamanan data yang lebih baik. Kekurangan: - Proses data yang lama dan ku...

Data Visualization and Geographic Information Systems (SI - Ch 9)

A) Data Visualization and Learning Visualisasi data adalah penyajian data dan informasi dalam format gambar atau grafis. Tujuannya adalah untuk mengomunikasikan informasi secara jelas dan efisien kepada pengguna. Visualisasi dalam penyajian informasi dan data sangat penting untuk Meningkatkan Pemahaman  dan Mempercepat Pengambilan Keputusan . Karena manusia jauh lebih mudah memproses gambar daripada teks atau angka. Selain itu visualisasi yang baik dapat mendorong pengguna memahami situasi secara sekilas, yang penting dalam ruang lingkup yang serba cepat seperti di bisnis. - Tujuan Utama 1. Visual Discovery Menggunakan visualisasi untuk mengeksplorasi data yang belum dipahami. Kita belum tahu apa yang sebenarnya kita cari, jadi memvisualisasikannya untuk menemukan tren atau masalah tersembunyinya. 2. Communication Setelah wawasan ditemukan, visualisasi digunakan untuk menceritakan hasil tersebut kepada orang lain (misalnya, manajer atau klien) dengan cara yang persuasif dan mudah u...