Langsung ke konten utama

Kabel UTP

Nama : Daniel Aquaries Pratama
Kelas  : X Multimedia 2
No.Absen : 14
Tugas : KJD 


A. Pengertian Kabel UTP




UTP merupakan singkatan dari Unshield Twisted Pair. Sesuai namanya “Unshield”, yang berarti kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung aluminium sehingga jenis kabel ini kurang tahan dengan interferensi elektromagnetik. Berbeda dengan kabel STP (Shield Twisted Pair) yang dilengkapi pelindung alumunium sehingga tahan dengan interferensi elektromagnetik. Nama Twisted Pair merujuk pada bentuk dari isi kabel tersebut yang saling berlilitan pada setiap pasang. Kabel UTP dilengkapi dengan 8 buah kabel dengan warna yang berbeda lalu dipasang berlilitan secara berpasangan. Lilitan kabel tersebut berfungsi untuk mengurangi induksi dan kebocoran pada kabel. Setiap warna dari kabel tersebut memiliki fungsi masing masing yaitu :

- Jingga Kabel warna jingga memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.

- Putih-Jingga Kabel warna putih-jingga memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.

- Hijau Kabel, warna hijau memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.

- Putih-Hijau, Kabel warna putih-hijau memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.

- Biru Kabel, warna biru memiliki fungsi sebagai penghantar paket suara.

- Putih-Biru, Kabel warna putih-biru memiliki fungsi sebagai penghantar paket suara.

- Coklat Kabel, warna coklat memiliki fungsi sebagai penghantar tegangan DC.

- Putih-Coklat, Kabel warna putih-coklat memiliki fungsi sebagai penghantar tegangan.
Sebagai kabel, maka Kabel UTP pun mempunyai fungsi. Fungsi kabel UTP digunakan pada jaringan LAN untuk menghubungkan komputer ke perangkat jaringan atau komputer ke komputer ataupun antara perangkat jaringan itu sendiri. Dalam penerapannya, kabel UTP memiliki aturan dalam penyusunan kabel berdasarkan kegunannya.

Selain itu, kabel UTP juga dibagi jenisnya, yaitu Straight Through yang memiliki aturan penyusunan yang sama antara ujung konektor yang satu dengan lainnya. Tipe kabel straight through biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda, misalnya antara router dengan switch/hub, komputer ke switch dan komputer ke hub. Sedangkan yang kedua Crossover yang memiliki aturan penyusunan yang berbeda antara tiap ujung konektor. Tipe cross over biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama. Misalnya antara komputer dengan komputer, router dengan router, switch dengan switch, hub dengan hub. 

B. Teknik Crimping
Sebelum mengkrimping kabel UTP adapula bahan bahany yang dipersiapkan yaitu:

1. Tank Crimping
2. LAN Tester

3. Kabel UTP
4. Konektor RJ-45

Setelah mempersiapkan bahan bahan tersebut maka dapat melaksanakan mengkrimping kabel UTP.




1. Buka lapisan kebel UTP dengan gunting atau alat pemotong lain sesuai dengan ukuran pas agar dapat masuk ke RJ-45.

2. Setelah itu buat susunan warna (tentukan cara pengkabelan cross atau straight).

3. Potong susunan kabel tersebut (ratakan) dengan gunting atau tang crimping. Pilih straight atau cross.

4. Masukkan kabel UTP yang telah diratakan ke dalam RJ-45 dengan benar.

5. Masukkan dan jepitkan kabel UTP dan RJ45yang telah disatukan pada lubang yang terdapat pada tang crimping.

6. Untuk pengecekan sambungan, masukkan kedua ujung kabel utp yang telah terpasang RJ-45 ke dalam LAN tester lalu periksa, jika semua lampu 1-8 menyala semua  maka kabel ini sudah siap kita pakai.

Apabila sudah jadi maka hasil kabelnya dapat dilihat dari gambar dan video dibawah ini 👇👇☺️





Agar lebih jelas lagi, bisa lihat video dibawah ini .👇



C. Tipe Pengkabelan

1. Straight


Kupas pelindung luar kabel UTP lalu atur agar lurus kabel-kabel didalamnya. Urutkan posisinya berdasarkan diagram di bawah. Potong ujung kabel dengan gunting agar rata. Masukkan kedalam konektor RJ-45 lalu di crimping dengan tang crimping. Ikuti caranya untuk ujung kedua sama dengan langkah pertama. Masukkan ujung kedua kabel kedalam LAN-tester lalu periksa, jika semua lampu 1-8 terhubung maka kabel ini sudah siap kita pakai.


Urutan Ujung A
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat

Urutan Ujung B
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat


2. Crossover


Untuk kabel crossover langkah langkahnya hampir sama seperti straight tapi perbedaan pada salah satu ujung kabelnya yaitu untuk kabel A dimulai dari warna putih orange dan kabel B dimulai dari warna putih hijau. Dib penjelasannya.


Urutan Ujung A
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat

Urutan Ujung B
1. Putih Hijau
2. Hijau
3. Putih Orange
4. Biru
5. Putih biru
6. Orange
7. Putih coklat
8. Coklat


Sekian dari blog saya, saya juga meminta maaf atas semua gambar yang saya ambil dari google dan video dari YouTube. Semoga bermanfaat.
Terima kasih 🙏🙏☺️




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Strategic Technology and Enterprise Systems (SI - Ch 8)

  A) Enterprise Systems      Perpindahan dari sistem lama yang terpisah-pisah ( legacy systems ) ke sistem yang terintegrasi.  Enterprise Systems , yaitu sistem pusat yang memastikan semua data di perusahaan sinkron. Terdapat 3 hal paling utama: 1. ERP: Mengurus urusan dalam (internal). 2. SCM: Mengurus urusan barang masuk dan logistik. 3. CRM: Mengurus urusan pelanggan. Dukungan atau support terdapat 3 faktor utama yaitu: 1. level Eksekutif 2. level Manajerial 3. level Operasional - Executive Support - Strategic Level 1. Dashboard strategis untuk eksekutif 2. Analisis performa perusahaan & KPI 3. Data lintas departemen real-time 4. Mendukung keputusan jangka panjang - Managerial Support - Middle Management 1. Perencanaan & pengendalian operasional 2. Management Information System (MIS) 3. Decision Support System (DSS) 4. Koordinasi departemen lebih efisien - Operational Support - Daily Transaction 1. Transaction Processing System atau Otoma...

Data Management Big Data Analytics and Records Management - (SI Ch 2)

A) Data Management Systems 1. Database Database adalah sekumpulan data yang disimpan di komputer atau server yang berisi tipe data dan informasi yang biasanya digunakan dalam sebuah sistem. Contoh: - My SQL - PostgreSQL - SQLite - Mongo DB 2. Data Warehouse Data Warehouse adalah sistem penyimpanan data yang dirancang untuk mengorganisasikan dan menganalisa data dari berbagai sumber di dalam suatu organisasi. Contoh: - Amazon Redshift - Microsoft Azure Data Warehouse - Google Big Query  - Snowflake 3. Jenis - Jenis Arsitektur Database a. Centralized Database Architecture Arsitektur database yang memungkinkan penyimpanan dan pengelolaan data secara terorganisir dan terstruktur pada satu lokasi. Satu lokasi itu biasanya di komputer mainframe, atau CPU Server. Keunggulan: - Memudahkan pengelolaan dan pemeliharaan karena data disimpan dalam satu sistem. - Integritas datanya tinggi. - Redudansi data yang rendah. - Keamanan data yang lebih baik. Kekurangan: - Proses data yang lama dan ku...

Data Governance And IT Architecture Support - (SI Ch 1)

===For Your Information=== Data => Informasi => Pengetahuan/Knowledge -  Data  adalah sekumpulan fakta, simbol, angka, kata, atau gambar yang dikumpulkan untuk tujuan tertentu. -  Informasi  adalah sekumpulan data yang telah diolah sehingga memiliki makna atau nilai. -   Pengetahuan/Knowledge  adalah informasi atau wawasan yang dimiliki seseorang tentang suatu hal, yang diperoleh melalui belajar, berpikir, mengamati, atau berinteraksi dengan dunia. A) Information Management Kenapa informasi perlu dimanajemen dengan baik di sisi bisnis? 1. Karena keberhasilan atau kegagalan dari sebagian besar bisnis itu bergantung pada kualitas data yang dimiliki mereka. Apabila kualitas data yang baik dan dikelola dengan baik pula maka pastinya akan menjadi jalan keberhasilan untuk bisnis tersebut. Tapi bisnis bisa saja mengalami kegagalan bila tidak bisa mengelola data dengan benar. 2. Informasi bisnis seringkali tersebar di banyak sistem yang terpi...